Translate Thailand ke Indonesia Online dengan AI
Cocok untuk pelancong, pekerja migran, dan pelajar yang butuh terjemahan Thailand Indonesia yang mudah dipahami. Tulisan Thai tidak memakai spasi antarkata dan penuh partikel sopan, jadi arti kalimat sangat bergantung pada konteks. Di bawah hasil, Anda juga bisa melihat cara bacanya dalam huruf Latin.
Tindakan lain
Pelafalan Latin gaya RTGS untuk teks Thai
Browser Anda tidak memiliki pengenalan suara bawaan, jadi dikte di sini menggunakan server kami: saat Anda menekan Rekam, klip akan ditranskripsikan oleh penyedia AI kami lalu segera dibuang — tidak pernah disimpan. Klip hingga 60 detik.
Sepertinya ini teks bahasa Bahasa Indonesia — terjemahkan Bahasa Indonesia → Thai?
Terjemahan
Frasa umum dari bahasa Thailand ke Indonesia
| สวัสดีครับ | sawatdi khrap | Halo. |
| ขอบคุณค่ะ | khop khun kha | Terima kasih. |
| ขอโทษครับ | kho thot khrap | Maaf, permisi. |
| ยินดีที่ได้รู้จัก | yindi thi dai ruchak | Senang berkenalan dengan Anda. |
| ห้องน้ำอยู่ที่ไหน | hong nam yu thi nai | Toiletnya di mana? |
| อันนี้ราคาเท่าไร | an ni rakha thao rai | Ini harganya berapa? |
| ลดราคาได้ไหม | lot rakha dai mai | Harganya bisa dikurangi? |
| ร้านอาหารฮาลาลอยู่ที่ไหน | ran ahan halan yu thi nai | Restoran halal ada di mana? |
| ขอไม่เผ็ด | kho mai phet | Tolong jangan pedas. |
| ขอน้ำเปล่าหนึ่งขวด | kho nam plao nueng khuat | Minta satu botol air putih. |
| เช็กบิลด้วยครับ | chek bin duai khrap | Minta bonnya, ya. |
| ฉันไม่เข้าใจ | chan mai khao chai | Saya tidak mengerti. |
| พูดช้าๆ ได้ไหม | phut cha cha dai mai | Bisa bicara lebih pelan? |
| ไปสนามบินสุวรรณภูมิ | pai sanam bin Suwannaphum | Ke Bandara Suvarnabhumi. |
| ช่วยด้วย | chuai duai | Tolong! |
| เจอกันพรุ่งนี้ | choe kan phrungni | Sampai jumpa besok. |
Hal yang perlu diketahui saat menerjemahkan Thai ke Indonesia
Aksara Thai tanpa spasi antarkata
Tulisan Thai dibaca dari kiri ke kanan seperti huruf Latin, tetapi kata-katanya biasanya ditulis bersambung. Spasi lebih sering menandai akhir frasa atau kalimat. Vokal bisa terletak di atas, di bawah, atau bahkan di depan konsonan, misalnya เ dalam เล่ม (lem). Karena itu, batas kata harus dikenali dari konteks sebelum kalimat bisa diterjemahkan.
Partikel sopan ครับ dan ค่ะ
Penutur pria biasanya menutup kalimat sopan dengan ครับ (khrap), sedangkan penutur wanita memakai ค่ะ (kha). Bahasa Indonesia tidak punya partikel sopan yang bergantung pada jenis kelamin pembicara, sehingga kesopanan dialihkan ke pilihan kata seperti “Bapak/Ibu” atau “mohon”. Pilih Nada “Formal (email bisnis)” untuk surat resmi, atau “Santai” untuk obrolan dengan teman.
Kata penggolong dan urutan angka
Bahasa Thai memakai urutan benda, angka, lalu penggolong: แมวสองตัว (maeo song tua) secara harfiah berarti “kucing dua ekor”. Dalam terjemahan bahasa Thailand ke Indonesia, urutannya dibalik menjadi “dua ekor kucing”. Penggolong untuk benda seperti buku sering dihilangkan, sehingga หนังสือสามเล่ม cukup menjadi “tiga buku”.
Waktu tanpa konjugasi dan tahun Buddha
Seperti dalam bahasa Indonesia, kata kerja Thai tidak berubah bentuk. Waktu ditunjukkan dengan penanda seperti แล้ว (laeo, “sudah”) dan จะ (cha, “akan”). Tanggal resmi di Thailand sering memakai tahun Buddha (พ.ศ.), yang lebih besar 543 tahun daripada tahun Masehi: 2567 sama dengan 2024. Periksa kembali angka tahun pada hasil terjemahan.
Bagaimana cara terjemah Thailand ke Indonesia di halaman ini?
Tempel atau ketik teks Thai di kotak kiri, atau gunakan tombol “Diktekan” untuk mengucapkannya. Bahasa sumber bisa diatur ke Thai atau deteksi otomatis. Pilih Nada bila perlu, lalu jalankan terjemahan tanpa perlu mendaftar atau memasang apa pun.
Kenapa ครับ dan ค่ะ sering tidak muncul di hasil terjemahan?
Kedua kata itu adalah partikel sopan yang menunjukkan jenis kelamin pembicara, dan bahasa Indonesia tidak punya padanan langsungnya. Kesopanannya diungkapkan lewat pilihan kata seperti “Bapak/Ibu” atau “mohon”, yang bisa Anda arahkan dengan Nada “Formal (email bisnis)” atau “Santai”.
Berapa panjang teks Thai yang bisa diterjemahkan sekaligus?
Hingga 5.000 karakter per terjemahan; teks yang lebih panjang bisa dibagi menjadi beberapa bagian. Anda juga bisa membuka file DOCX, ODT, RTF, atau TXT, tetapi formatnya tidak dipertahankan, dan file PDF tidak didukung; foto atau tangkapan layar bisa diterjemahkan lewat tombol «Foto / tangkapan layar».
Amankah menerjemahkan chat pribadi atau dokumen kerja dari Thailand?
Teks Anda dikirim ke model AI, diterjemahkan, dikembalikan, lalu dihapus. Teks tidak disimpan dan tidak dipakai untuk melatih model.
Bisakah saya melihat cara membaca tulisan Thai dalam huruf Latin?
Bisa. Tekan “Lihat pelafalan” untuk menampilkan romanisasi Latin gaya RTGS di bawah hasil. Karena RTGS tidak menandai nada, pelafalan ini hanya perkiraan; untuk mendengar kalimat dalam bahasa Thai, terjemahkan dari Indonesia ke Thai (tekan “Tukar bahasa”, lalu terjemahkan) dan tekan tombol “Baca keras” pada hasilnya.
Apakah bisa translate Indo Thailand juga?
Bisa. Tekan “Tukar bahasa” untuk membalik arah terjemahan menjadi Indonesia ke Thai, dan teks yang sudah ada tetap tersimpan di kotak.
Apakah alat ini bisa dipakai seperti kamus Thailand Indonesia?
Anda bisa menerjemahkan satu kata atau frasa pendek, lalu menekan “Lihat alternatif” untuk mendapatkan 2–3 variasi dengan gaya bahasa berbeda. Namun, alat ini tidak menampilkan definisi atau daftar arti seperti kamus.
Seberapa bisa diandalkan hasil translate Thailand Indonesia ini?
Setelah setiap terjemahan, pemeriksaan AI kedua membandingkan teks asli dan hasilnya, lalu menampilkan perkiraan di label “Makna dipertahankan:”. Untuk terjemahan Thailand ke Indonesia yang penting, tetap periksa nama, angka, tahun Buddha, dan kata ingkar ไม่ (mai).
Bisakah saya menerjemahkan foto menu atau papan nama berbahasa Thai?
Ya, bisa. Gunakan tombol “Foto / tangkapan layar”, lalu pilih foto, ambil foto dengan kamera, atau tempelkan gambar. AI akan membaca teks pada gambar dan menerjemahkannya. Gambar dikirim ke server untuk diproses dan tidak disimpan. Anda juga bisa mengetik atau menempelkan teksnya, atau mengucapkannya melalui tombol “Diktekan”.